PEMALANG, VEO-NEWS.COM – Menghadapi kondisi kekeringan yang berdampak pada kebutuhan air masyarakat, Posko Lapangan Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang terus bergerak menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang membutuhkan.
Berdasarkan data Posko Lapangan Kecamatan Pulosari, selama periode 1 Juli hingga 1 Agustus 2026, sebanyak 780.000 liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat melalui 156 tangki distribusi.
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di delapan desa terdampak, yakni Desa Pulosari, Desa Pagergunungan, Desa Siremeng, Desa Batursari, Desa Cikendung, Desa Cikantakan, Desa Penakir, dan Desa Gambuhan.
Dari keseluruhan penyaluran, tercatat sebanyak 9.360 kepala keluarga (KK) atau sekitar 28.032 jiwa menerima manfaat bantuan air bersih tersebut.
Distribusi dilakukan melalui berbagai titik dropping yang tersebar di masing-masing desa. Desa Pulosari tercatat menerima penyaluran melalui 28 titik dropping, Desa Pagergunungan 23 titik, Desa Siremeng 24 titik, dan Desa Batursari 23 titik.
Selain itu, Desa Cikendung mendapatkan distribusi melalui 15 titik dropping, Desa Cikantakan 25 titik, Desa Penakir 16 titik, serta Desa Gambuhan sebanyak 2 titik dropping.
Kegiatan penyaluran air bersih ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kecamatan Pulosari dengan berbagai unsur pendukung, termasuk BPBD, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih tetap terpenuhi selama kondisi kekeringan berlangsung.
Dengan semangat “Setetes Air, Sejuta Harapan”, Posko Lapangan Kecamatan Pulosari berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.












